ISYA ALLAH (MAHER ZAIN)

Rabu, 01 Juli 2009

TADABBUR DALAM SURAT AL-WAQIAH


TADABBUR DALAM SURAT AL-WAQIAH
OLEH : USTAD H.Muhammad Syafiar,MA
A. Prolog
Surat-surat dalam Alquran adalah kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Jibril AS, keafsahan Al-Quran yang ada ditangan umat Islam sekarang tidak ada keraguan didalamnya karena terjaga hinnga akhirat. Allah Berfirman : “Sesungguhnya Kami yang menurunkan Az-zikra (Alquran) dan kami pula yang menjaganya “ ( QS:Al-Hijr). Sikap umat Islam yang diharapkan sekarang adalah menjadikan Al-Quran sebagai tuntunan (manhaj) dalam hidup agar mendapat sa’adah di dunia dan di akhirat.
Ada hal yang dilupakan sebagian umat Islam bahwa Al-quran hanya dibaca , tapi insan qur ani sedikit sekali ditemukan dimuka bumi. Disini Allah menyindir kita, Firnannnya: …“Apakah mereka tidak mentadaburi Al-Quran atau hati mereka telah tertutup … (QS:) . Jawabannya bahwa al-quran bukan hanya sekedar bacaan atau lantunan ayat, tapi pembaca menghayati sehingga mendapatkan inner dari kandungan ayat-ayat Al-Quran .(Imam Syarawi:1999).
Menurut pakar tafsir bahwa ayat-ayat dalam Al-Quran memiliki keistiimewaan, baik orang yang membaca akan mendapatkan pahala atas bacaannya, karena tersirat Al-Quran dengan I’Zaj ( kemuliaan) memberikan faedah yang luar biasa. Oleh karena sebagian umat islam yang tekun membaca dan mentadabburi Al-Quran akan mendapatkan faedah dan ketenangan batin. Tapi, perlu dipahami ayat-ayat didalam Al-Quran kesemuanya memiliki kelebihan dan faedah. Hanya Rosullulah memberikan Isyarat bahwa pada surat tertentu dalam Al-quran memiliki I’Zaj yang Luar biasa seperti : Surat Al-fatihah , Surat Albaqoroh, Surat Al-Kahfi, Surat Yasin dan Surat Al-Waqi’ah. Kendatipun demikian bukan memperioritaskan pada ayat tertentu , atau malah dijadikan surat yang di kemukakan ini di jadikan alternatif untuk mencapai maksud tertentu di kala mendapatkan satu ujian dalam hidup. (Ibnu Hisyam:2001) Disini dimaksudkan umat islam diminta berlomba membaca, mentadaburi, mengamalkan dan melakukan sunnah Rasullah dengan isyarat ayat yang telah disebut diatas, melahap bacaan hingga khatam dan membarenginya dalam ibadah shalat sehingga faedahnya dapat dirasakan dalam kehidupan didunia . ( Imam Nawawi : 1987)
B. Pembahasan Surat Al-Waqiah ayat 1-12
1. Apabila terjadi hari kiamat,2. Tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya,3. (kejadian itu ) merendahkan ( satu golongan) dan meninggikan ( golongan yang lain).4. Apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya 5. Dan Gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya ,6. Maka jadilah ia debu yang berterbngan , 7. Dan kamu menjadi tiga golongan. 8 yaitu golongan kanan [1448]. Alangkah mulianya golongan kanan itu, 9. Dan golongan kiri [1449]. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.10 dan orang – orang yang beriman paling dahulu, 11. Mereka itulah yang didekatkan kepada Allah.12. berada dalam jannah kenikmatan.[1148] ialah mereka yang menerima buku catatan amal dengan tangan kanan.[ialah mereka yang menerima buku catatan amal dengan tangan kiri.


C. Asbbabun Nujul ( sebab turun) Surat Al-Waqi’ah
Menurut ulama bahwa surat Al-waqiah ini turun setelah surat At-Tahaha, dinamakan Al-waqiah berarti kiamat, isi kandunganya yang utama adalah menjelaskan tiga golongan umat manusia 1. Golongan yang menyegerakan kebaikan 2. Golongan kanan dan golongan yang celaka serta balasannya diperoleh masing-masing golongan , 3 golongan yang mengingkari adanya Allah SWT dan hari Akhirat. (Muhammad Al –Gazali : 1998).

D. Fadilah Membaca Surat Al-Waqi’ah
Dari Hadist Nabi Muhammad SAW, Nabi SAW bersabda : Barang Siapa yang membaca surat Al waqiah setiap malam, ia tidak akan mengalami kefakiran (kemelaratan) (HR: Bukhari.). Dalam atas dari sahabat bahwa Umar bin Khattab memberikan wasiat kepada anak-anak untuk membaca surat Al-waqiah karena saya tidak bisa mewariskan harta kecuali surat Al-Waqiah ( dari ibnu majah).

E. Penutup
Melalui Pembahasan surat Al-Waqiah yang sederhana ini , harapan kita lebih sering menelaah ayat-ayat al-Quran . Saat kita membaca Al-quran bukan hanya mengharapkan pahala bacaan , lebih dari itu memfokuskan kiat diri kita untuk menikmati aura Al-Quran Sehingga ketenangan Batin dapat disarankan. Allahu A’lam

F. Daftar pustaka
Al-Gazali, Muhammad. Khitab Syekh Al-gazali, kairo:Dar salam 1998
Hisyam, Ibnu. Khitab Al-quran, kairo: Maktabah Al-Wafa, 2001
Nawawi,Imam,’Ulumul Quran,Bairut:Dar Fikr,1987
Sya’rawi, tafsir Sya’rawi,Kairo: dar Salam,1999

0 komentar: