ISYA ALLAH (MAHER ZAIN)

Rabu, 25 Agustus 2010

Jika Peringatan 11 September dan Idul Fitri Bersamaan?

Polling terbaru yang dilakukan majalah Times menyebutkan bahwa 43 persen warga AS berpandangan negatif terhadap muslim.
25 persen responden yang mengikuti jajak pendapat ini juga menilai muslim yang tinggal di negaranya tidak nasionalis. Polling ini juga menunjukkan 29 persen warga AS tidak menyukai penganut Mormon, sedangkan 17 lainnya tidak menyukai Katolik. Demikian pula, 13 persen warga AS berpandangan negatif terhadap Protestan dan Yahudi.
Propaganda negatif pemerintah AS terhadap umat Islam dan stempel pejoratif teroris terhadap agama Islam merupakan motif utama agitasi media yang relatif mempengaruhi opini publik Negeri Paman Sam itu. Tentu saja hal ini memicu kekhawatiran muslim AS sendiri. Dengan alasan ini, Dewan Muslim AS mengusulkan pendirian Islamic Center di dekat Ground Zero, tempat terjadinya peristiwa11 September. Muslim AS, sebagaimana warga lainnya di negara ini menyesalkan terjadinya tragedi itu.
Meski demikian, sejumlah kelompok sayap kanan tetap berusaha menekan komunitas muslim AS, sehingga muslim negara ini mengkhawatirkan agitasi media mengenai bersamaannya perayaan idul fitri dan peringatan 11 September.
Mengenai hal ini, Jurubicara penasehat Islam di Los Angeles mengatakan, pasukan keamanan AS menerima pesan bahwa pada hari raya Idul Fitri harus diberlakukan pengamanan khusus. Ditegaskannya, pada 11 September akan digelar agitasi anti Islam dan kekhawatiran tahun ini lebih tinggi dari sebelumnya. Karena kemungkinan besar terjadi serangan atas warga muslim pada hari Idul Fitri.
Ia menuturkan,demonstrasi anti islam pada tanggal 11 September sangat mengkhawatirkan, dan kelompok-kelompok anti Islam akan mengancam secara tidak langsung. Dengan demikian, Jurubicara penasehat Islam di Los Angeles mendesak polisi dan pasukan keamanan menyiapkan diri pada level tertinggi agar umat Islam tidak menjadi sasaran aksi diskriminasi kelompok anti islam.
Berita mengenai rencana pembangunan sebuah masjid di sekitar reruntuhan bangunan kembar WTC di New York dan berita penyerangan yang dilakukan sebuah gereja di Florida AS atas masjid dan membakar al-Quran memicu eskalasi kekhawatiran muslim AS sendiri. (IRIB/PH/RM)

0 komentar: