
Televisi New York One dalam laporannya menyebutkan, sopir taksi setelah dianiaya masih sempat menguci pintu mobil dan membeberkan peristiwa yang terjadi kepada polisi. Kemudian keduanya dilarikan ke rumah sakit yang berada di dekat lokasi kejadian.
Masih menurut sumber ini dan dikuatkan oleh keterangan polisi, pemuda yang menusuk sopir taksi ini tanpa alasan yang jelas hingga kini masih berada di rumah sakit dan belum diserahkan kepada polisi.
Berbagai laporan media massa menyebutkan, Islamphobia di Amerika pasca peristiwa 11 September kian merebak dan kekerasan terhadap warga muslim pun meningkat drastis. Contoh lain adalah peristiwa serupa yang terjadi pada Mei lalu, saat seorang sopir taksi hendak menunaikan shalat di kota San Diego diserang dan dianiaya oleh sejumlah warga di lokasi tersebut. (IRIB/MF/AR)
IRIB




0 komentar:
Poskan Komentar